
Lebaran 1432 Hijriah lagi-lagi diwarnai dengan perbedaan pendapat antar sesama muslim, bukan hanya di Indonesia saja tapi juga di seluruh dunia. Di Arab Saudi misalnya, muslim di sana merayakan hari raya Idul fitri pada tanggal 30 Agustus 2011. Sedangkan di Indonesia ada yang merayakan Idul fitri tanggal 30 dan ada juga tanggal 31.
Loh... Kok beda sih...!!?
Jangan hawatir karena dalam Islam, perbedaan pendapat adalah rahmat. Lalu kenapa ada perbedaan pendapat? Perbedaan pendapat ini disebabkan oleh berbedanya cara dalam menentukan awal bulan syawal (bulan setelah bulan ramadhan). Ada yang menggunakan cara hisab dan ada juga yang menggunakan cara biasa. Cara biasa ini hanya melihat keadaan bulan, apakah bulan muncul setelah terbenam matahari atau tidak. Jika bulan muncul setelah terbenam matahari, maka itu menandakan bahwa bulan yang muncul tersebuat adalah bulan tanggal 1 syawal. Dan bisa dipastikan malam itu orang bisa melakukan takbiran dan besok hari akan merayakan hari raya Idul Fitri.
Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, yang artinya: "Taatlah kamu kepada Allah, dan taatlah kamu kepada rasul dan pemimpin kalian".
Karena saat ini Rasulullah SAW sudah tidak ada, maka kita harus taat kepada pemimpin kita. Kita harus taat kepada apa yang dikatakan oleh pemerintah, dalam hal ini "Menteri Agama Republik Indonesia". Menteri Agama RI yang menentukan jatuhnya tanggal 1 syawal dengan cara hisab dan setelah bermusyawarah dengan para tokoh agama, akhirnya mendapatkan sebuah keputusan bahwa 1 syawal jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011.
Jadi, warga muslim di Indonesia harus merayakan hari lebaran tanggak 31 Agustus. Tapi kalau pun ada yang yang merayakan tanggal 30, ya terserah sampean saja. Sekali lagi, perbedaan pendapat antar sesama muslim adalah rahmat.
Lalu sekarang bagaimana kita merayakan hari raya idul fitri. Kalau saya sih biasanya pagi-pagi sholat Id berjamaah, setelah itu bersalam-salaman kepada bapak, ibu, saudara, keluarga dan tetangga, saling memaafkan kesalahan satu sama lain. Semoga Allah SWT juga mengampuni dosa-dosa yang pernah kita lakukan selama ini.
Kemudian, hari lebaran ke-2 adalah hari untuk bersenang-senang, biasanya saya pergi tamasya ke pantai. Bagaimana dengan lebaran sobat, apa saja acaranya?
Comments
Post a Comment