Traveling Ke Bali adalah lanjutan dari perjalanan saya dari palangkaraya. Tentu sangat menyenangkan bisa ke Bali. Di situ saya baru melihat bali secara langsung. Dimulai dari terbang dari banjarmasin kemudian transit di surabaya. Di surabaya saya sempat berkenalan dengan seseorang dari Sulawesi, namanya Komang. Mas Komang sebenarnya orang Bali tapi dia sudah lama tinggal di sulawesi, dan sekarang dia pulang ke Bali untuk berkunjung ke tempat keluarganya.
Inilah foto yang saya ambil pertama kali ketika di Bali, lokasinya tidak jauh dari bandara Ngurah Rai. Saat sampai di Bali saya bingung mau ke mana. Sebenarnya saya ingin mencari hotel yang pernah saya dapat informasinya dari sebuah blog wisata. Di blog itu saya melihat ada Desak Putu Putera Homestay, dan ke situlah tujuan saya. Waktu saya tanya di mana rumah teman saya, dia bilang tinggal di daerah Ubud, kebetulan sekali Desak Putu Putera Homestay berlokasi di Ubud. Tanpa fikir panjang saya ikut saja dengan teman saya tersebut.
Setelah sekitar 1 jam sampailah saya di daerah Ubud. Dan langsung mengarahkan mata ke pinggir jalan untuk mencari Desak Putu Putera Homestay. Setelah beberapa lama akhirnya saya menemukan Desak Putu Putera Homestay. Kemudian saya bertanya pada pejaga homestay tersebut dan ternyata kamarnya sudah terisi penuh semua. Waduuuuhhhh....
Saya kemudian mencari hotel lain di dekat Desak Putu Putera Homestay, kebanyakan hotel terisi penuh. Dan akhirnya saya menemukan Santana Bali (Home Stay & Art Painting). Pemilik Home Stay ini sangat ramah, namanya I Ketut Sadiana. Orangnya baik hati dsan tidak sombong.
Homestay milik pak Ketut lumayan bagus, home stay pak ketut bertema klasik, mungkin pak ketut bermaksud menyediakan homestay tersebut untuk turis asing. Banyak peralatan di kamar terbuat dari bambu. Ranjang, lemari, meja dan kursi terbuat dari bambu. Untung cerminnya tidak terbuat dari bambu, hahaaa....
Ok, dari tadi saya bilang Home Stay terus, apa sih itu Home Stay? Perbedaan Home Stay dengan hotel adalah dari segi bangunan, Kalau Hotel berupa bangunan besar dan mungkin bertingkat dan memiliki banyak kamar, sedangkan Home Stay berbentuk sebuah bangunan dengan satu kamar saja, itu lah yang saya tau.
Saat saya menginap di Homestay milik pak Ketut, saya baru ingat bahwa saya punya teman di Bali, teman kerja saya di daerah Sampit, Kalimantan Tengah dulu. Kemudian saya menghubungi dia dan kemudian dia menyarankan saya untuk ke Denpasar. Besok harinya saya pamitan dengan pak Ketut dan saya berangkat ke Denpasar.

free music at divine-music.info
Inilah foto yang saya ambil pertama kali ketika di Bali, lokasinya tidak jauh dari bandara Ngurah Rai. Saat sampai di Bali saya bingung mau ke mana. Sebenarnya saya ingin mencari hotel yang pernah saya dapat informasinya dari sebuah blog wisata. Di blog itu saya melihat ada Desak Putu Putera Homestay, dan ke situlah tujuan saya. Waktu saya tanya di mana rumah teman saya, dia bilang tinggal di daerah Ubud, kebetulan sekali Desak Putu Putera Homestay berlokasi di Ubud. Tanpa fikir panjang saya ikut saja dengan teman saya tersebut.
Setelah sekitar 1 jam sampailah saya di daerah Ubud. Dan langsung mengarahkan mata ke pinggir jalan untuk mencari Desak Putu Putera Homestay. Setelah beberapa lama akhirnya saya menemukan Desak Putu Putera Homestay. Kemudian saya bertanya pada pejaga homestay tersebut dan ternyata kamarnya sudah terisi penuh semua. Waduuuuhhhh....
Saya kemudian mencari hotel lain di dekat Desak Putu Putera Homestay, kebanyakan hotel terisi penuh. Dan akhirnya saya menemukan Santana Bali (Home Stay & Art Painting). Pemilik Home Stay ini sangat ramah, namanya I Ketut Sadiana. Orangnya baik hati dsan tidak sombong.
Foto bapak I Ketut Sadiana di depan Home Stay
Homestay milik pak Ketut lumayan bagus, home stay pak ketut bertema klasik, mungkin pak ketut bermaksud menyediakan homestay tersebut untuk turis asing. Banyak peralatan di kamar terbuat dari bambu. Ranjang, lemari, meja dan kursi terbuat dari bambu. Untung cerminnya tidak terbuat dari bambu, hahaaa....
Ranjang Bambu
Ok, dari tadi saya bilang Home Stay terus, apa sih itu Home Stay? Perbedaan Home Stay dengan hotel adalah dari segi bangunan, Kalau Hotel berupa bangunan besar dan mungkin bertingkat dan memiliki banyak kamar, sedangkan Home Stay berbentuk sebuah bangunan dengan satu kamar saja, itu lah yang saya tau.
Saat saya menginap di Homestay milik pak Ketut, saya baru ingat bahwa saya punya teman di Bali, teman kerja saya di daerah Sampit, Kalimantan Tengah dulu. Kemudian saya menghubungi dia dan kemudian dia menyarankan saya untuk ke Denpasar. Besok harinya saya pamitan dengan pak Ketut dan saya berangkat ke Denpasar.

free music at divine-music.info



P3ngen pErgy ke bALi :-)
ReplyDeleteperjalanan menarik sob, itu ranjang bambunya terlihat asri banget ya
ReplyDeleteiya mas @tipswisata tapi lumayan empuk juga loh #ranjangnya :D
Delete